Buka toko 11.00 - 17.00 WIB
08568888943
08568888943
08568888943
5D9B13A4
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Mengenal Lebih Dekat Near Field Monitor Atau Speaker Flat

Friday, February 21st 2014.

Mengenal Lebih Dekat Near Field Monitor Atau Speaker Flat

Mengenal Lebih Dekat Near Field Monitor atau speaker flat , begitulah judul pada pembahasan kita kali ini. Istilah ini mungkin banyak teman Anda mengenalnya sebagai speaker flat karena nama lain dari speaker flat adalah near field monitor ini. Mengapa disebut near field monitor? Karena biasanya ini digunakan untuk jarak dekat dengan telinga, ada juga speaker yang disebut dengan istilah Far Field Monitor, dan biasanya ini terletak lebih jauh dari telinga dan juga lebih besar suara yang dikeluarkan.

Near biasanya di artikan dalam bahasa Indonesia adalah dekat, jadi kalau kita artikan lebih ke monitor dekat. Mengapa di Indonesia lebih dikenal dengan istilah speaker flat? Karena near field monitor ini termasuk speaker yang flat atau tidak memberikan pewarnaan. Pewarnaan adalah bassnya ditambahkan sehingga terdengar lebih enak di telinga Anda. Speaker flat tidak memberikan pewarnaan seperti itu.

Untuk sebuah studio rumahan, mempunyai sepasang near field monitor saja sudah cukup bagus. Kita tidak perlu lagi harus mempunyai far field monitor. Far field monitor biasanya ukurannya lebih besar, dan penting untuk bagaimana hasil mixing kita bila diatur pada sistem audio yang besar. Oleh karena itu ada far field monitor.

Tetapi untuk studio rumahan, near field monitor sudahlah cukup. Saya ceritakan sedikit tentang pengalaman saya mengenai near field monitor ini. Memang untuk hasil terbaik ruangan dimana Anda mixing seharusnya dilakukan treatment atau perlakuan akustik, sehingga ruangan tersebut tidak menambahkan frekuensi tertentu atau akan menghilangkan frekuensi tertentu.

Banyak yang bilang buat apa punya near field monitor yang bagus, dalam hal ini harganya yang sangat mahal kalau Anda tidak memiliki ruangan yang secara akustiknya juga benar dan bagus. Memang ada benarnya yang saya rasakan, karena ruangan itu bila tidak ditreatment secara akustik akan menambahkan frekuensi tertentu. Misalnya ruangan yang lebih banyak benda kerasnya, contohnya dinding tembok, atau dinding kayu, biasanya cukup banyak menambah frekuensi tinggi dan tebal. Jadi hasil dari audio yang Anda dengar dipastikan sudah mendapatkan tambahan boost dari ruangan tersebut di frekuensi tebal dan tinggi.

Mengenal Lebih Dekat Near Field Monitor Atau Speaker Flat

Oleh karena itu saya tetap berprinsip bahwa lebih baik memiliki speaker flat yang bagus, dibandingkan dengan memakai ompo, karena pengalaman yang saya rasakan setelah memakai. Semakin bagus kualitas near field monitornya, akan semakin detail juga suara yang dikeluarkan. Saya merasakan disaat saya akan memutar sedikit saja misalnya dari pluginnya, saya ingin menambahkan reverbnya, reverb tersebut akan terasa ketika saya memutar sedikit saja pluginnya.
Berbeda dengan speaker yang murah dan kurang terasa bagus.

Jadi secara detail audionya akan tetap jauh lebih baik.Untuk masalah ruangan ada dua cara yang dapat anda terapkan :

Cara Pertama

Cara pertama ini cukup dengan cara sederhana. Anda bisa mensiasatinya dengan memixing dengan suara yang tidak terlalu keras, sehingga Anda lebih banyak mendengar direct sound dari speaker dibandingkan Anda mendengarkan suara pantulan dari dinding atau tembok. Tetap akan ada suara pantulan dari tembok dan penambahan frekuensi, namun menjadi lebih kecil dibandingkan jika kita mixing dengan mengunakan volume yang keras.

Cara Kedua

Sementara untuk cara kedua dalam mensiasati ruangan yang buruk adalah sering-sering kita mendengar dan memixing dari speaker tersebut kemudian kita mendengarkan di speaker yang lain. Apakah perbedaannya jauh ? Nah dari situ kita belajar untuk apa yang berlebihan nanti tinggal kita potong dan kita sesuaikan lagi.

Memang jauh lebih repot sih tentunya, namun ini kan salah satu proses kita untuk mensiasatinya. Oh iya satu lagi panduan atau tips dari saya kalau hendak membeli sepasang near field monitor adalah dengan membawa CD audio yang sudah Anda sering menyalakan di berbagai speaker dan berbagai sistem dan pasti Anda sudah sangat mengetahui dengan lagu tersebut.

Ketika nanti Anda mendengarkan dari near field monitor tersebut mendekati sama dengan apa yang selama ini Anda dengar? Anda juga harus memperhatikan bahwa tidak ada pemakaian EQ ataupun signal processor yang lain sebelum dikeluarkan dari speaker tersebut. Karena saya pernah mengalami ingin membeli sebuah speaker dan ternyata dipasangi EQ dan dibuat enak sekali, jadi saya pun berpikir kenapa ini asik banget saat dipakai speakernya.

Tapi setelah saya cari tahu, ternyata menggunakan seperangkat signal processor yang mengunakan untuk membuat hasil keluarannya menjadi jauh lebih baik dari yang aslinya, saya langsung jadi males. Oooh.. pantesan! kebanyakan memang sering terjadi hal seperti itu, jadi pandai-pandailah saat Anda memilih speaker dan harus memiliki pengalaman dulu mengenai hal ini, karena kalau tidak, nantinya kita hanya akan jadi target penjualan saja.

Semoga penjelasan saya mengenai near field monitor ini bermanfaat buat Anda semua. Semoga artikel tentang Mengenal Lebih Dekat Near Field Monitor Atau Speaker Flat ini bermanfaat buat Anda

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)